Wujud Nyata Asta Cita” Polres Inhu Bergerak Gencar Dorong Ketahanan Pangan hingga Lahan Pekarangan

INDRAGIRI HULU | Tran7riau.com

Tugas kepolisian kini tak lagi sebatas memelihara keamanan dan ketertiban. Di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, jajaran Polres Inhu di bawah kepemimpinan AKBP Eka Ariandy Putra, S.H., S.I.K., M.Si. melangkah lebih jauh. Mereka merambah sektor strategis nasional dengan turun langsung mendampingi warga memperkuat ketahanan pangan berbasis masyarakat.

​Lewat peran aktif Bhabinkamtibmas di pelosok desa, Polres Inhu mengajak warga mengoptimalkan potensi lahan—mulai dari pekarangan rumah yang sempit hingga area perkebunan—sebagai sumber pangan mandiri. Langkah ini menjadi bukti konkret dukungan Polri terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional dan Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

​Sentuhan Polri di Akar Rumput
​Melalui Kasi Humas Polres Inhu, Aiptu Misran, S.H., Kapolres menegaskan bahwa polisi era modern dituntut hadir memboyong solusi dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga.

​”Kehadiran Polri tidak hanya saat ada gangguan keamanan. Kami hadir untuk memotivasi, mendampingi, dan memastikan program strategis pemerintah berjalan efektif hingga ke akar rumput. Ketahanan pangan adalah fondasi kedaulatan bangsa, dan di sinilah peran kami sebagai pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat,” ujar Aiptu Misran menyampaikan arahan Kapolres, Jumat (24/7/2026).

​Gerakan serentak ini dibuktikan lewat aksi nyata para Bhabinkamtibmas di tiga kecamatan berbeda pada hari yang sama: Rengat Barat, Seberida, dan Pasir Penyu.

​Tiga Kecamatan, Satu Misi Ketahanan Pangan
​1. Rengat Barat: Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B)
​Di Dusun I Desa Danau Tiga, Bhabinkamtibmas Aiptu Rio Derick Zulmi memantau langsung pemanfaatan lahan produktif seluas 50 \text{ m} \times 50 \text{ m} (2.500 \text{ m}^2) milik warga bernama Suhiran.

​Lahan tersebut disulap menjadi kebun hortikultura yang ditanami kangkung dan terong yang kini tumbuh subur. Program P2B ini menjadi salah satu pilar jangka panjang periode 2025–2026 untuk memastikan pemenuhan gizi keluarga dari pekarangan sendiri.

​2. Seberida: Edukasi dan Pemberdayaan Petani
​Sementara itu di Desa Kelesa (RT 007/RW 001), Bhabinkamtibmas Aiptu D.A. Daulay, S.H. memimpin dialog interaktif bersama para pengelola pertanian skala kecil. Fokus budidaya di wilayah ini menyasar tanaman bernilai gizi dan ekonomi tinggi, seperti jagung manis dan labu.

​Berlandaskan UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian serta Perpol No. 1 Tahun 2021 tentang Pemolisian Masyarakat, kegiatan ini bertujuan mengubah mindset warga agar memicu kemandirian pangan lokal tanpa harus bergantung pada pasokan luar daerah.

​3. Pasir Penyu: Pertanian Skala Rumah Tangga
​Di Desa Lembah Dusun Gading, Bhabinkamtibmas Aiptu H. Nainggolan, S.H. mengawal budidaya tanaman pare di pekarangan pemukiman. Selain kaya manfaat kesehatan, komoditas pare dipilih karena memiliki nilai jual yang terbilang stabil untuk menopang ekonomi rumah tangga.

​Menguatkan Kemandirian, Menciptakan Keamanan
​Rangkaian aksi serentak ini membuktikan sebuah pola pendekatan baru: hadir untuk memberdayakan, bukan menakuti.

​AKBP Eka Ariandy Putra memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran dan masyarakat yang menyambut hangat program ini. Ia meyakini bahwa tingkat ketahanan pangan yang kuat secara otomatis meminimalisasi potensi gangguan kamtibmas.

​”Ketika perut terisi dan gizi keluarga terjamin, kesejahteraan meningkat, maka iklim keamanan dan ketertiban akan tercipta secara organik. Ini adalah investasi jangka panjang Polres Inhu mewujudkan Indragiri Hulu yang aman, damai, dan mandiri pangan,” pungkas Aiptu Misran.

​Kini, di berbagai sudut desa di Indragiri Hulu, bukan sekadar sayur-mayur yang tumbuh hijau menyegarkan, melainkan juga benih-benih kemandirian bangsa yang dirawat bersama oleh warga dan aparat kepolisian.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *