Sinergi Hijau di Batang Cenaku: Polisi dan Petani Kawal Jagung Pipil dari Tanam hingga Siap Panen!

BATANG CENAKU | Tran7riau.com

Komitmen kuat dalam menjaga stabilitas pangan nasional terus dibuktikan oleh jajaran Polsek Batang Cenaku. Pada Selasa (26/5/2026), Kapolsek Batang Cenaku, Iptu Hendra Sebayang, A.Md., S.S., turun langsung meninjau lahan budidaya jagung pipil binaan di Desa Bukit Lingkar, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.

Kunjungan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk pendampingan melekat dan pengawasan berkala. Polsek Batang Cenaku berkomitmen mengawal perjuangan petani dari awal masa tanam hingga menjelang masa panen yang sudah di depan mata.

Menanti Hasil Maksimal: Target 8 Ton per Hektare Setelah melewati masa perawatan intensif selama 80 hingga 115 hari (sekitar 3 bulan) bersama personel kepolisian, tanaman jagung pipil milik petani binaan kini telah memasuki fase persiapan panen.

Kapolsek Batang Cenaku optimistis bahwa kerja keras yang dilakukan secara kolaboratif ini akan membuahkan hasil yang memuaskan.

“Kita berharap petani binaan kita bisa memperoleh hasil panen jagung pipil yang maksimal, yakni antara 6 hingga 8 ton per hektare,” ujar Iptu Hendra penuh harap.

Wujud Nyata Dukungan Terhadap Asta Cita Presiden Pendampingan yang dilakukan oleh Polsek Batang Cenaku terbilang sangat komprehensif. Polisi tidak hanya hadir saat panen, melainkan terlibat aktif dalam setiap siklus pertanian:

Pengolahan lahan awal
Proses penanaman bibit
Perawatan berkala dan antisipasi hama
Persiapan masa panen

Iptu Hendra menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah konkret Polri di lapangan dalam mendukung Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto, khususnya terkait penguatan ketahanan pangan nasional.

Sulap Lahan Tidur Jadi Lahan Produktif
Tak sampai di situ, Polsek Batang Cenaku juga menggerakkan para personel Bhabinkamtibmas untuk mengedukasi warga agar tidak membiarkan lahan mereka menganggur.

Misi Utama: Mendorong pemanfaatan lahan kosong atau lahan tidur di desa-desa binaan agar diubah menjadi lahan pertanian produktif, dengan fokus utama komoditas jagung pipil.

Dengan keterlibatan langsung aparat kepolisian di tengah masyarakat, program ketahanan pangan di wilayah Batang Cenaku diharapkan tidak hanya memperkuat stok pangan daerah, tetapi juga mampu mendongkraf roda perekonomian dan kesejahteraan warga desa secara nyata.

BI – Don Saflan SH MH

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *