INHU | Tran7riau.com
Memperingati Hari Lahir Pancasila tak melulu soal upacara seremonial. Di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) memilih turun ke jalan, memegang sekop, dan menggelorakan semangat gotong royong nyata untuk masyarakat.
Tepat pada Senin (1/6/2026), para kader dan pengurus PP Kecamatan Pasir Penyu bahu-membahu memperbaiki sekaligus menimbun jalanan rusak dan berlubang yang selama ini dikeluhkan warga.
Aksi sosial yang dipimpin langsung oleh Ketua MPC PP Kabupaten Inhu, Taufik Hidayat PG, ini mengusung tema besar “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Maju”. Bukan sekadar jargon, tema ini diwujudkan lewat aksi konkret merajut persatuan dan kepedulian terhadap fasilitas publik.
Fokus di Titik Rawan Kecelakaan
Fokus utama perbaikan ini menyasar ruas jalan di depan Pesantren Batu Gajah. Lokasi ini sengaja dipilih karena kondisinya yang memprihatinkan dan kerap memicu kecelakaan lalu lintas.
“Pada peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 ini, kami turun ke jalan melakukan aksi sosial. Jalan berlubang di depan pesantren Batu Gajah ini sudah sering memicu kecelakaan, membuat mobil dan motor hilang kendali saat melintas,” ujar Taufik Hidayat PG saat ditemui di lokasi kegiatan.
Untuk memastikan perbaikan bertahan lama, lubang-lubang jalan tersebut langsung ditambal menggunakan metode pengecoran semen agar kembali rata dan aman dilalui masyarakat.
Sinergi Indah: Didukung Pengusaha hingga Warga Desa Aksi nyata ini langsung mendapat respons hangat dan dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat. Berbagai bantuan material mengalir spontan; mulai dari sumbangan semen dari warga setempat, para pengusaha, hingga pemilik toko bangunan.
Tak ketinggalan, material pasir disumbangkan secara sukarela oleh warga Desa Pasir Keranji dan Koperasi Merah Putih Pasar Gading. Semua material tersebut diolah bersama dengan bantuan tenaga dari warga sekitar yang ikut terjun ke lapangan.
Imbauan untuk Pengguna Jalan
Usai pengerjaan selesai, Taufik Hidayat PG memberikan imbauan penting kepada seluruh pengendara yang melintas di kawasan tersebut agar tetap waspada dan berhati-hati.
“Kami meminta masyarakat untuk sedikit bersabar dan berhati-hati saat melintas, karena adukan cor penambal lubang ini masih basah dan belum kering sempurna,” pesannya.
Di akhir penjelasannya, Taufik juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, pengusaha, dan warga yang telah menyisihkan rezeki serta tenaganya demi menyukseskan aksi sosial ini.
A – B






