Pekanbaru|Tran7riau.com – Masa kepengurusan Karang Taruna Provinsi Riau periode saat ini akan berakhir pada Juni 2026. Seiring mendekatnya momentum tersebut, dinamika dan hawa kontestasi mulai terasa. Sejumlah nama calon Ketua mulai bermunculan ke publik. Namun, sejauh ini ekspos yang terjadi dinilai masih sebatas penguatan eksistensi figur, belum menyentuh paparan program-program unggulan yang konkret.
Hal itu disampaikan Ryan Dastan, S.H., M.H., Ketua Pemuda Inhil Provinsi Riau sekaligus demisioner Ketua Karang Taruna Kelurahan Simpang Tiga, dalam wawancara Selasa (3/3/2026).
Ryan mengapresiasi kepemimpinan Bung Andri yang dinilai berhasil membangun kualitas sumber daya manusia Karang Taruna hingga ke tingkat RW di kabupaten dan kota se-Riau. Menurutnya, fondasi organisasi sudah terbangun dengan baik, meski penyempurnaan program masih membutuhkan kesinambungan waktu dan komitmen.
“Saya berharap Ketua Karang Taruna Provinsi Riau terpilih nantinya tidak hanya fokus pada pencitraan, tetapi juga berani mengekspose dan merealisasikan program-program unggulan yang nyata,” ujarnya.
Ryan juga menyampaikan sejumlah gagasan strategis yang dapat menjadi perhatian kepengurusan mendatang. Di antaranya, mendorong kolaborasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Riau agar Karang Taruna memiliki kantor otonom dan gedung sendiri, sebagaimana organisasi kepemudaan KNPI Provinsi Riau.
Selain itu, ia menekankan pentingnya pelibatan Karang Taruna dalam setiap Musrenbang hingga tingkat kelurahan, sebagai jembatan aspirasi pemuda di akar rumput. Kolaborasi dengan program strategis seperti Koperasi Merah Putih juga dinilai dapat memperkuat peran ekonomi pemuda, termasuk kerja sama dengan SPPG dalam suplai bahan pokok sektor pertanian.
Tak kalah penting, Ryan mendorong kerja sama dengan pemerintah daerah untuk mengelola lahan atau tanah milik Pemda yang belum produktif agar dapat dimanfaatkan menjadi lahan pertanian berbasis kepemudaan.
“Saya yakin, jika ketua terpilih nanti serius merealisasikan program nyata dan terukur, maka Karang Taruna Provinsi Riau akan semakin produktif dan menjadi wadah positif bagi generasi muda di Riau,” tegasnya.
Dengan semakin dekatnya akhir masa jabatan, publik pemuda Riau kini menanti bukan sekadar siapa yang maju, melainkan siapa yang mampu menghadirkan gagasan visioner dan kerja nyata bagi kemajuan organisasi serta kesejahteraan pemuda di Bumi Lancang Kuning.
Laporan Redaksi







