RENGAT BARAT | Tran7riau.com
Langkah konkret menyukseskan Program Asta Cita Presiden RI di bidang ketahanan pangan terus digenjot di tingkat akar rumput. Pada Senin (01/06/2026), jajaran Polsek Rengat Barat bergerak serentak melakukan monitoring besar-besaran terhadap program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) dan pengecekan lahan monokultur di wilayah hukum mereka.
Hasilnya terbilang impresif. Mulai dari ribuan batang cabai, budidaya ikan, hingga hamparan hijau jagung pipil seluas 2 hektar dilaporkan tumbuh subur dan siap memperkuat kedaulatan pangan lokal.
Berikut adalah potret geliat ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Rengat Barat yang berhasil dihimpun di lapangan:
Dari Pekarangan Rumah Menjadi Lumbung Pangan Hijau
Para Bhabinkamtibmas Polsek Rengat Barat tampak aktif mendampingi warga binaan memanfaatkan lahan agar bernilai ekonomis dan produktif:
2.000 Batang Cabai di Sungai Baung: Di Dusun I Desa Sungai Baung, Bhabinkamtibmas AIPTU Rizki Bahayu menyambangi lahan seluas 20 x 50 meter milik Eko Sumianto. Lahan ini kini disulap menjadi hamparan hijau yang ditanami 2.000 batang bibit cabai hortikultura.
Sentra Terong Pematang Jaya: Bergerak ke Dusun Kemang Manis, AIPDA Rizani memantau lahan seluas 400 m² milik Herman yang kini dioptimalkan untuk budidaya tanaman terong.
Ketahanan Pangan Ganda di Kota Lama: AIPDA Rio Rumanto melaporkan terobosan di Dusun III, di mana warga mengombinasikan sektor pertanian dan perikanan secara mandiri lewat 50 batang tanaman kacang dan 3 kolam ikan nila produktif.
Kelompok Tani Tugu Patin Bersiap Pesta Panen Jagung 2 Hektar
Lompatan besar terlihat di Kelurahan Pematang Reba, tepatnya di Jl. Meranti RT 004 RW 004. Lahan monokultur raksasa seluas 2 Hektar (20.000 m²) milik Kelompok Tani Tugu Patin menunjukkan progres yang sangat memuaskan.
Bhabinkamtibmas AIPDA Yudi Hariyanto yang turun langsung mendampingi Ketua Kelompok Tani, Sukani, mengonfirmasi bahwa kawasan tersebut akan segera memasuki musim panen besar.
Catatan Progres Lahan Monokultur Jagung Pematang Reba:
Masa Tanam: Dimulai sejak 24 Februari 2026 pada area seluas ±1,5 Ha.
Kondisi Fisik: Tanaman tumbuh sangat subur dengan ketinggian mencapai 200 hingga 210 cm.
Kesiapan Buah: Buah jagung terpantau sudah memasuki masa tua.
Gong Panen: Diperkirakan pecah panen pada bulan Juni 2026 ini, diiringi perawatan intensif yang terus berjalan.
Komitmen Berkelanjutan, Situasi Kondusif
Secara keseluruhan, operasi pemantauan yang dilakukan oleh Polsek Rengat Barat ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Langkah ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari strategi jangka panjang Polri dalam mengawal program prioritas nasional.
Monitoring berkala dipastikan akan terus bergulir demi memastikan pasokan dan perkembangan aktivitas pangan di wilayah Rengat Barat tetap terjaga dengan rapor hijau.






