Sinergi Tanpa Batas, Polsek Lubuk Batu Jaya dan Upika Perkuat Pengamanan Karhutla di Inhu

INHU | Tran7riau.com

Guna mengantisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di musim kemarau, Pemerintah Kecamatan Lubuk Batu Jaya bersama jajaran TNI-Polri menggelar Apel Siaga dan Pengecekan Sarana Prasarana (Sarpras). Kegiatan ini berlangsung khidmat di Halaman Kantor Camat Lubuk Batu Jaya pada Senin (13/04/2026) pagi.

Hadir memimpin kegiatan tersebut Camat Lubuk Batu Jaya, Armin, S.Ag, didampingi Kapolsek Lubuk Batu Jaya, Ipda Daniel Okto. S, S.E., M.H, dan Danposramil, Serma J. Sipayung. Turut hadir pula perwakilan dari pihak swasta (PT SSS dan PTPN IV), para Kepala Desa se-Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Satpol PP, serta personel gabungan lainnya.

Sinergi Lintas Sektoral
Dalam amanatnya, Camat Lubuk Batu Jaya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, perusahaan, dan masyarakat. Ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh elemen yang menunjukkan kesiapan dalam menjaga wilayah dari ancaman api.

“Saya berharap kita semua dapat bekerja sama. Masalah Karhutla bukan tugas satu instansi saja, tapi tanggung jawab kita bersama. Setiap desa harus lebih peduli dan aktif menghimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” tegas Armin.

Pengecekan Kesiapan Peralatan
Usai apel, pimpinan rombongan langsung melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah alat pemadam kebakaran guna memastikan fungsinya tetap optimal saat dibutuhkan. Beberapa sarpras yang diperiksa antara lain
Mesin Robin Merk Paus Type PS 20B (Aset Polsek Lubuk Batu Jaya) dalam kondisi baik.
Mesin Robin Merk Robin (Aset Kecamatan LBJ) dalam kondisi baik.

Kapolsek Lubuk Batu Jaya, Ipda Daniel Okto, juga menginstruksikan kepada seluruh jajarannya dan perangkat desa untuk segera melaporkan jika ditemukan titik api (hotspot). “Kecepatan informasi adalah kunci agar api tidak meluas. Jika melihat titik api, segera informasikan kepada Polsek, TNI, atau pihak desa agar bisa ditanggulangi sejak dini,” ujarnya.

Pesan Untuk Masyarakat
Di akhir kegiatan, para Kepala Desa diminta menjadi garda terdepan dalam sosialisasi pencegahan Karhutla di desa masing-masing. Langkah preventif melalui imbauan dan edukasi kepada warga dinilai lebih efektif dibandingkan proses pemadaman saat api sudah membesar.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini ditutup dengan sesi foto bersama dan berakhir pada pukul 09.30 WIB dalam situasi yang aman dan kondusif. Dengan adanya apel siaga ini, diharapkan Kecamatan Lubuk Batu Jaya tetap terjaga dari bencana asap dan kebakaran hutan sepanjang tahun 2026.

Redaksi TRAN7RIAU

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *