Siaga Hadapi Bencana, PLN UP3 Rengat Bekali Pegawai Keterampilan Tanggap Darurat

RENGAT|Tran7riau.com

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Rengat memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana melalui simulasi tanggap darurat yang meliputi penanganan gempa bumi, kebakaran, banjir, hingga pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), Kamis (29/10/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah nyata PLN dalam meningkatkan kesadaran keselamatan kerja sekaligus membekali pegawai dengan kemampuan menghadapi berbagai situasi darurat di lingkungan kerja.

Dalam pelaksanaannya, PLN UP3 Rengat menghadirkan narasumber dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai mitigasi gempa bumi, teknik penanganan kebakaran, antisipasi banjir, prosedur evakuasi, hingga tindakan pertolongan pertama bagi korban kecelakaan.

Melalui simulasi tersebut, pegawai diharapkan tidak hanya memahami teori keselamatan, tetapi juga mampu mengambil tindakan cepat, tepat, dan terkoordinasi ketika menghadapi kondisi darurat.

Plh. Manager PLN UP3 Rengat, Fransiscus Indra Erlangga Nugraha, menegaskan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional PLN.

“Keselamatan merupakan prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional PLN. Melalui kegiatan simulasi tanggap darurat ini, kami berharap seluruh pegawai semakin memahami prosedur keselamatan serta mampu bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi apabila terjadi kondisi darurat,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan kemampuan pegawai dalam menghadapi situasi darurat menjadi bagian penting dalam membangun budaya keselamatan kerja. Kesiapan tersebut diperlukan agar setiap potensi bahaya dapat diantisipasi sedini mungkin dan risiko yang ditimbulkan dapat diminimalkan.

Sementara itu, narasumber dari BPBD serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Indragiri Hulu menekankan pentingnya mengenali potensi bahaya, memahami prosedur penyelamatan, dan melakukan langkah mitigasi secara tepat.

Kesiapsiagaan tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko jatuhnya korban jiwa maupun kerugian material apabila terjadi bencana atau keadaan darurat.

Selain meningkatkan kompetensi pegawai, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara PLN dan instansi terkait. Sinergi tersebut dinilai penting dalam mendukung penanganan keadaan darurat yang efektif dan terarah.

Melalui kegiatan ini, PLN UP3 Rengat menegaskan komitmennya untuk terus menerapkan prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), memperkuat budaya keselamatan kerja, serta meningkatkan kesiapan sumber daya manusia.

Upaya tersebut tidak hanya ditujukan untuk melindungi pegawai dan lingkungan kerja, tetapi juga mendukung keandalan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *