Polsek Rengat Barat Gelar Penanaman Jagung Pipil dan Intensifkan Monitoring Pekarangan Pangan Bergizi

RENGAT BARAT | Tran7riau.com

Dalam upaya nyata mendukung program strategis nasional yang dicanangkan Pemerintah Pusat, Kepolisian Sektor (Polsek) Rengat Barat menggelar aksi nyata ketahanan pangan berkelanjutan. Pada Jumat (12/6/2026), Polsek Rengat Barat melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Pipil Kuartal II Tahun 2026 yang dipusatkan di lahan milik Saudara Mustafa, Jalan Supriadi Jalur E RT 011 RW 004 Dusun III Desa Tanah Datar, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Rengat Barat, Kompol Amriadi, S.H., dan dihadiri oleh Camat Rengat Barat, jajaran Bhabinkamtibmas, Kepala Desa, Koordinator BPP Kecamatan Rengat Barat beserta anggota, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), perangkat desa, serta tokoh masyarakat pemilik lahan. Sinergi ini merupakan komitmen penuh Polri dalam mengawal Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia demi mewujudkan ketahanan pangan nasional dan swasembada pangan yang berkelanjutan.

Penanaman jagung pipil ini dioptimalkan di atas lahan produktif seluas 0,7 hektare (7.000 meter persegi) dengan 30 bedeng tanam. Guna memastikan kualitas hasil tani, digunakan 10 bungkus benih jagung unggul varietas BISI-2 yang didukung langsung oleh Kapolsek Rengat Barat. Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga menyerahkan secara simbolis bantuan bibit jagung tambahan dari PT TGI kepada para petani sebagai bentuk kemitraan multipihak (pentahelix).

Pengelolaan dan perawatan harian tanaman akan dilakukan langsung oleh pemilik lahan dengan estimasi masa panen raya pada Oktober 2026.

Menariknya, Bapak Mustafa selaku pemilik lahan memiliki visi jangka panjang untuk mengembangkan kawasan pertanian dan perkebunannya menjadi destinasi wisata pertanian (agrowisata). Saat ini, di lokasi tersebut telah terintegrasi berbagai tanaman produktif seperti kelapa muda dan fasilitas kolam pemancingan. Pengembangan agrowisata yang sedang berjalan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendongkrak ekonomi lokal, membuka lapangan usaha, serta menjadi sarana edukasi pertanian unggulan di Kecamatan Rengat Barat.

Intensifkan Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B)

Tidak hanya berfokus pada satu titik penanaman, Polsek Rengat Barat pada hari yang sama juga menggerakkan personel Bhabinkamtibmas untuk melakukan monitoring aktif Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di beberapa desa wilayah Kecamatan Rengat Barat. Langkah ini diambil untuk memastikan optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan di tingkat tapak.

Dari hasil monitoring di lapangan, dilaporkan perkembangan positif di beberapa desa:

Desa Alang Kepayang: Bhabinkamtibmas Aipda Marten Desta Putra memantau lahan hortikultura seluas 5.000 meter persegi milik Saudara Abdi Solihin di Dusun II. Lahan tersebut ditanami 100 batang kacang panjang yang tumbuh subur dan terawat, siap memberikan nilai ekonomis bagi ketersediaan pangan masyarakat sekitar.

Desa Sialang Dua Dahan: Sinergi Bhabinkamtibmas Desa Sialang Dua Dahan dan Desa Rantau Bakung melakukan peninjauan di lahan P2B milik Saudara Fajar Ramadan di Dusun II. Lahan seluas 5.000 meter persegi tersebut ditanami komoditas jagung manis yang menunjukkan perkembangan vegetatif sangat baik.

Desa Sungai Dawu: Bhabinkamtibmas Aipda Niko Rozadin melakukan monitoring di RT 001 RW 001 Dusun I pada lahan pekarangan berukuran 15 x 20 meter milik Saudara Denan. Lahan tersebut ditanami sayur bayam yang tumbuh subur dan sehat, serta diproyeksikan segera memasuki masa panen.

Seluruh rangkaian kegiatan penanaman dan monitoring berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif. Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), melainkan juga berperan sebagai motor penggerak pembangunan, pendamping masyarakat, serta mitra strategis pemerintah. Melalui sinergitas yang kokoh antara Polri, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, sektor swasta, dan masyarakat, Program Ketahanan Pangan ini diharapkan mampu mewujudkan kemandirian pangan, meningkatkan kesejahteraan warga, serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah menuju Indonesia yang maju dan mandiri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *