RENGAT | Tran7riau.com
5 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hulu, Sabtu Pradansyah Sinurat, menyampaikan pesan penting mengenai pentingnya aksi nyata terhadap kelestarian alam.
Mengusung tema nasional “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, momentum global ini dijadikan sebagai pemantik semangat bagi seluruh elemen masyarakat di Indragiri Hulu untuk mulai bergerak demi masa depan bumi yang lebih hijau.
Tindakan Kecil untuk Perubahan Besar
Melalui keterangannya, Sabtu Pradansyah Sinurat menekankan bahwa menjaga kelestarian lingkungan tidak harus selalu dimulai dengan proyek skala besar. Langkah-langkah konsisten dari lingkungan terkecil justru menjadi kunci utama.
“Selamat Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Mari bersama menjaga bumi dengan tindakan kecil yang membawa perubahan besar untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ujar politisi Partai NasDem tersebut.
Wujudkan Lingkungan Bersih Melalui Korve
Berdasarkan publikasi resmi yang dirilis (seperti yang terlihat pada dokumentasi gambar 1003536804.jpg), Ketua DPRD Inhu juga secara khusus mengajak masyarakat untuk menggalakkan kembali budaya gotong royong atau Korve.
Langkah ini disinergikan ke dalam Gerakan Indonesia Asri, sebuah inisiatif yang berfokus pada penciptaan lingkungan yang memenuhi empat pilar utama:
Aman: Lingkungan yang bebas dari ancaman bencana ekologis akibat kerusakan alam.
Sehat: Menjamin kualitas udara, air, dan tanah yang bersih bagi kehidupan.
Resik: Budaya menjaga kebersihan lingkungan dari sampah, khususnya plastik.
Indah: Penataan kawasan hijau yang asri dan nyaman dipandang.
Dalam visualisasi gambar 1003536804.jpg, tampak Sabtu Pradansyah Sinurat ikut turun langsung melakukan aksi simbolis penanaman pohon. Hal ini menegaskan komitmen legislatif agar tidak hanya sekadar mengimbau, melainkan memberikan contoh nyata bagi generasi muda
Menutup pernyataannya, ia berharap peringatan tahun ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan menjadi titik balik kesadaran kolektif warga Indragiri Hulu dalam memitigasi perubahan iklim.
“Sudah saatnya kita bekerja untuk iklim. Masa depan anak cucu kita ditentukan oleh bagaimana kita memperlakukan alam hari ini. Mari kita jaga hutan kita, bersihkan lingkungan kita, dan hijaukan kembali bumi melayu ini,” pungkasnya.
A – B






