INDRAGIRI HULU | Tran7riau.com
Pangkat Aipda di pundak tak lantas membuat Zulkifli (SH) merasa tabu untuk berkotor-kotoran. Bhabinkamtibmas Polsek Kuala Cenaku ini mendadak viral dan menjadi buah bibir warga di Desa Kuala Mulia dan Tanjungsari.
Bukan karena kasus besar, melainkan karena aktivitasnya setelah jam dinas: memulung barang rongsokan.
Bagi Aipda Zulkifli, garis batas antara pengabdian negara dan mencari nafkah halal sangatlah tipis.
Begitu tugas sebagai pelindung masyarakat usai, ia tak lantas bersantai. Dengan sigap, ia mengumpulkan dan memuat barang bekas atau “barang butut” untuk menambah penghasilan keluarga.
”Yang Penting Halal”
Tanpa ada rasa canggung apalagi gengsi, Zulkifli menunjukkan bahwa kehormatan seorang pria—dan seorang polisi—terletak pada kejujuran pekerjaannya, bukan sekadar seragam yang dikenakan.
”Pekerjaan apa pun, selama itu halal dan tidak melanggar hukum, tidak ada alasan untuk malu. Gengsi tidak akan memberi makan keluarga,” ujar salah satu warga menirukan prinsip sang Bhabinkamtibmas.
Lebih dari Sekadar Tambahan Penghasilan Langkah nyata Zulkifli ini dinilai warga sebagai “khotbah tanpa kata-kata.” Di tengah tantangan ekonomi dan maraknya pengangguran di kalangan pemuda, aksi sang polisi menjadi tamparan sekaligus motivasi bagi generasi muda di desa binaannya.
Pesan Moral Memberi contoh langsung bahwa produktivitas jauh lebih mulia daripada sekadar nongkrong tanpa arah.
Kedekatan Emosional Dengan turun langsung ke lapangan sebagai “pekerja kasar”, hubungan antara aparat dan warga menjadi tanpa sekat.
Keteladanan Membuktikan bahwa etos kerja adalah kunci menghadapi masa sulit. Menginspirasi Indragiri Hulu
Sosok Aipda Zulkifli kini menjadi simbol dedikasi di Kecamatan Kuala Cenaku. Masyarakat berharap semangat “Bhabinkamtibmas Rongsokan” ini bisa menular ke wilayah lain di Kabupaten Indragiri Hulu.
Saat seorang aparat mampu meruntuhkan dinding gengsi demi nilai-nilai kejujuran, saat itulah kepercayaan masyarakat (public trust) terbangun dengan sendirinya. Zulkifli tidak hanya menjaga keamanan desa, ia juga sedang menjaga semangat juang warganya.
Badrizal, BI
Editor : AR








