Arus Wisata Meningkat, Satlantas Boyolali Bergerak Cegah Kemacetan

Tran7riau BOYOLALI – Satlantas Polres Boyolali bergerak cepat mengantisipasi peningkatan volume kendaraan di sejumlah jalur wisata pada hari libur, Selasa (25/8/2026). Patroli dan pengaturan lalu lintas dilakukan untuk memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, tertib dan lancar.

 

Kegiatan dipimpin Kaurmintu Satlantas Polres Boyolali Ipda Yogi Rikwandana, S.H., dengan melibatkan 12 personel. Pengamanan menyasar sejumlah lokasi, di antaranya Cepogo Cheese Park, Obyek Wisata Panorama, Jalan Arteri Solo-Semarang, jalur keluar-masuk kawasan wisata, area parkir serta titik yang berpotensi mengalami kepadatan.

 

Personel melakukan pemantauan dan pengaturan arus kendaraan, terutama pada jam-jam terjadi peningkatan volume lalu lintas. Pengamanan juga dilakukan terhadap kendaraan yang keluar-masuk obyek wisata serta kendaraan yang berhenti atau parkir di bahu jalan.

 

Petugas turut memberikan imbauan kepada pengunjung dan pengemudi untuk mematuhi peraturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan, serta tidak berhenti maupun parkir sembarangan yang berpotensi menghambat arus kendaraan.

 

Untuk mendukung kelancaran, Satlantas Polres Boyolali berkoordinasi dengan pengelola obyek wisata, petugas parkir dan instansi terkait. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di kawasan wisata.

 

Hasil pemantauan menunjukkan arus lalu lintas di sekitar obyek wisata tetap aman, tertib dan lancar, meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan pada waktu tertentu. Pengaturan dan rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional guna mencegah terjadinya kepadatan maupun kemacetan.

 

Kasat Lantas Polres Boyolali AKP Tri Afandi, S.H., M.H. menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat, khususnya masyarakat yang memanfaatkan hari libur untuk berwisata.

 

“Personel kami siagakan di titik-titik yang berpotensi mengalami kepadatan. Kami mengimbau masyarakat tetap tertib berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan,” ujarnya.

( Eko Ariyantob)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *