INHU | Tran7riau.com
Kepolisian Sektor (Polsek) Peranap memberikan kado akhir tahun yang nyata bagi masyarakat di wilayah hukumnya.
Di bawah komando Kapolsek AKP Rafidin Lumban Gaol, S.H., M.M., melalui Kanit Reskrim Aipda Irfan Suhendri, S.H., Tim Opsnal Polsek Peranap sukses menggulung komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas provinsi yang meresahkan.
Dalam operasi ini, petugas berhasil meringkus empat orang tersangka yang tergabung dalam jaringan profesional. Penangkapan ini merupakan buah dari penyelidikan intensif terhadap serangkaian laporan kehilangan kendaraan roda dua di wilayah Kecamatan Peranap.
Enam TKP dalam Satu Jaringan Berdasarkan hasil pengembangan penyidikan, komplotan ini teridentifikasi telah beraksi di sedikitnya enam Tempat Kejadian Perkara (TKP) di wilayah hukum Polsek Peranap. Total enam unit sepeda motor berhasil digasak oleh para pelaku sebelum akhirnya diringkus petugas.
Adapun rincian lokasi kejahatan para tersangka meliputi:
Sei Ubo: 1 unit sepeda motor.
Kelompok Tani: 2 unit sepeda motor.
Pasir Putih: 1 unit sepeda motor.
Kelawaran: 2 unit sepeda motor.
Alur Distribusi Lintas Provinsi Kapolsek Peranap, AKP Rafidin Lumban Gaol, mengungkapkan bahwa komplotan ini memiliki modus operandi yang rapi. Hasil kejahatan tidak dijual di wilayah lokal, melainkan langsung dilarikan ke Provinsi tetangga untuk memutus jejak.
“Kami mengamankan empat orang pelaku. Tiga di antaranya berinisial MS (39), AM (21), dan HM (25). Sementara satu pelaku lainnya berinisial PS (29), yang merupakan warga asal Provinsi Jambi,” ujar AKP Rafidin.
Keterlibatan PS (29) memperkuat bukti bahwa jaringan ini memiliki alur distribusi lintas provinsi. Barang bukti sengaja dibuang ke luar wilayah Riau guna menghindari pelacakan petugas dan mempermudah penjualan motor hasil curian di pasar gelap.
Langkah Hukum dan Imbauan Saat ini, keempat tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Peranap untuk menjalani proses penyidikan mendalam. Polisi masih terus melakukan pengembangan guna melacak kemungkinan adanya TKP tambahan serta keterlibatan pelaku lain dalam jaringan ini.
Menutup keterangannya, pihak Kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di masa libur akhir tahun. “Kami meminta masyarakat tetap waspada.
Gunakan kunci ganda saat memarkirkan kendaraan. Momentum pergantian tahun sering kali dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan, namun kami pastikan Polri akan terus berjaga untuk keamanan masyarakat,” tegasnya.

A – B







