Indragiri Hulu|Tran7Riau.com – Derasnya arus Sungai Batang Gansal, bebatuan yang menghadang, hingga rimbunnya hutan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh tak menyurutkan langkah Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tahun 2026. Bersama jajaran Polres Indragiri Hulu, rombongan menyusuri sungai menuju Dusun Nunusan, Desa Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gansal, untuk menyambangi masyarakat adat Suku Talang Mamak dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 bertema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Ekspedisi yang digelar pada Minggu (2/8/2026) ini menjadi simbol nyata kehadiran negara di wilayah pedalaman. Bukan sekadar kunjungan seremonial, tetapi membawa semangat persatuan, kepedulian sosial, pelestarian lingkungan, hingga mendengarkan langsung aspirasi masyarakat yang tinggal di kawasan pinggiran Taman Nasional Bukit Tiga Puluh.
Kapolres Indragiri Hulu AKBP Eka Ariandy Putra, SH, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres Inhu Aiptu Misran, SH, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri untuk hadir dan memberikan pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk yang berada di daerah terpencil.
Rombongan dipimpin langsung Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., didampingi Penata Kebijakan Kapolri Madya TK II Polda Riau Kombes Pol Anton Setyo Hariyanto, S.I.K., M.H., serta Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra.
Turut serta dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat utama Polres Inhu, di antaranya Kasat Lantas AKP Fikri Kurniawan, S.I.K., Kasat IK AKP Baharudin DM, S.Sos., Kasat Reskrim AKP Adlin, S.H., M.H., Kasi Propam AKP Andraleksi, Kanit Laka Iptu Rahmat Hidayat, bersama personel Polres Inhu dan Polsek Batang Gansal. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Kepala Desa Siambul Rodang, tokoh adat, serta masyarakat Dusun Nunusan dan Desa Siambul.
Wilayah Dusun Nunusan merupakan kawasan yang berada di tepian Sungai Batang Gansal dan berbatasan langsung dengan kawasan hutan lindung. Sebagian besar penduduknya merupakan masyarakat adat Suku Talang Mamak yang hidup dengan akses dan kondisi ekonomi yang masih terbatas. Karena itu, kawasan ini dipilih sebagai lokasi utama Ekspedisi Merah Putih Presisi.
Salah satu momen paling mengharukan terjadi saat tim menyerahkan 180 lembar Bendera Merah Putih lengkap dengan pita ikat kepala kepada masyarakat. Jumlah tersebut disesuaikan dengan jumlah kepala keluarga yang ada di Dusun Nunusan. Penyerahan bendera menjadi simbol bahwa masyarakat adat di pedalaman tetap merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Pemberian bendera ini memiliki makna yang sangat dalam. Walaupun saudara-saudara kita tinggal jauh di pedalaman, mereka tetap bagian dari keluarga besar Indonesia. Nasionalisme harus tumbuh di setiap hati, di setiap wilayah, dari kota hingga pinggiran hutan,” ujar Aiptu Misran menyampaikan amanat pimpinan.
Tak hanya membawa semangat nasionalisme, tim ekspedisi juga menyerahkan 180 paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan ekonomi warga.
Komitmen terhadap pelestarian lingkungan juga diwujudkan melalui penanaman 180 bibit pohon berbagai jenis, seperti matoa, rambutan, durian, dan tanaman buah lainnya di sepanjang bantaran Sungai Batang Gansal. Program tersebut merupakan bagian dari gerakan Green Policing Polda Riau yang bertujuan menjaga kelestarian alam sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di masa mendatang.
Perhatian terhadap generasi muda juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Tim menyerahkan 50 set perlengkapan bola voli lengkap dengan net serta 50 bola sepak untuk mendukung aktivitas olahraga pemuda di Dusun Nunusan.
Selain itu, tiga set perlengkapan Pos Kamling turut diserahkan guna meningkatkan keamanan lingkungan. Tim juga memberikan penghargaan kepada Ketua RT Dusun Nunusan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi masyarakat dalam mendukung dunia pendidikan di wilayah pedalaman.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi rumah-rumah warga dan berdialog langsung bersama masyarakat Desa Siambul. Dalam suasana penuh keakraban, rombongan mendengarkan berbagai aspirasi terkait keamanan, ketertiban, serta pelayanan publik yang diharapkan masyarakat.
Menurut Aiptu Misran, Ekspedisi Merah Putih Presisi memiliki empat tujuan utama, yakni mempererat hubungan Polri dengan masyarakat, menghadirkan pelayanan hingga ke wilayah terpencil, menciptakan rasa aman dan nyaman, serta membuka ruang dialog agar setiap persoalan masyarakat dapat segera dicarikan solusi.
“Kehadiran kami di sini adalah bukti bahwa Polri selalu ada, selalu peduli, dan siap menjadi pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat tanpa memandang batas wilayah maupun suku. Semoga silaturahmi ini semakin mempererat persatuan menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” tegas Aiptu Misran.
Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan begitu terasa. Antusiasme masyarakat menyambut rombongan kepolisian menjadi gambaran eratnya hubungan antara aparat dan warga pedalaman. Seluruh rangkaian Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tahun 2026 berjalan aman, lancar, dan kondusif, sekaligus meninggalkan pesan bahwa semangat kemerdekaan harus dirasakan hingga ke pelosok negeri.
Judul tersebut juga bisa disesuaikan dengan gaya media Anda, misalnya lebih formal atau lebih dramatis.






