Sosok Polisi Penyejuk Hati: IPDA RZ Damanik Pimpin Gotong Royong di Majelis Thariqat Naqsyabandiyah Peranap

PERANAP-INHU | Tran7riau.com

Pagi yang khidmat di majlis zikir kelurahan Peranap Kecamatan Peranap kabupaten Indragiri Hulu hari ini, Minggu (21/12), tampak berbeda dari biasanya. Di tengah hiruk-pikuk aktivitas akhir pekan, terlihat sosok bersahaja yang selama ini dikenal tegas namun mengayomi, IPDA RZ Damanik, SH, membaur bersama jamaah dalam agenda gotong royong di Majelis Thariqat Naqsyabandiyah Khalidiyah Jalaliyah.

Beliau yang sehari-hari mengemban amanah sebagai Kanit Sabhara Polsek Peranap, menunjukkan sisi lain yang luar biasa. Meski memiliki jabatan di kepolisian, di lingkungan Majelis, IPDA RZ Damanik adalah sosok yang dituakan dan dihormati. Kehadirannya bukan sekadar memberi instruksi, melainkan turun tangan langsung menyingsingkan lengan baju demi kenyamanan tempat ibadah.

Menyeimbangkan Tugas Negara dan Bekal Akhirat
Aksi gotong royong ini menjadi cerminan nyata bahwa dedikasi kepada negara dan pengabdian kepada Sang Pencipta bisa berjalan beriringan dengan selaras. Masyarakat yang hadir merasa terpukau melihat bagaimana seorang perwira polisi mampu menanggalkan atribut jabatannya demi berkhidmat di jalan spiritual.

“Beliau adalah teladan nyata bagi kami. Di satu sisi, beliau adalah penjaga keamanan masyarakat sebagai polisi, namun di sisi lain, beliau tidak pernah lelah mengejar ‘bekal akhirat’ dan membimbing kami di Majelis ini,” ujar salah seorang jamaah yang turut serta dalam kegiatan tersebut.

Komitmen Pelayanan Tanpa Batas Kegiatan yang berlangsung sejak pagi tadi mencakup pembersihan area utama majelis serta penataan lingkungan sekitar. Suasana kekeluargaan begitu kental terasa, di mana IPDA RZ Damanik tampak sesekali bercengkerama hangat dengan warga, menghapus sekat antara aparat dan rakyat.

Sosok IPDA RZ Damanik seolah mengingatkan kita semua bahwa pangkat dan jabatan adalah sarana untuk menebar kebaikan yang lebih luas. Melalui semangat gotong royong ini, beliau membuktikan bahwa tugas polisi tidak hanya berhenti pada penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai penyejuk dan pelayan di hati masyarakat.

Semoga semangat “Polisi Akhirat” yang ditunjukkan hari ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk terus berbuat baik, di mana pun dan kapan pun mereka berada.

A – B

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *