PEKANBARU | Tran7riau.com
Mewujudkan lingkungan pendidikan Islam yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan menjadi fokus utama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru.
Melalui Rapat Koordinasi Pimpinan Pondok Pesantren dan Daurah Musyrif-Musyrifah 2026 di Aula Universitas Sains dan Teknologi Indonesia (USTI) Pekanbaru, Selasa (13/10/2026), sebanyak 52 pimpinan dan pengasuh pesantren resmi mendeklarasikan komitmen bersama bertajuk “Pesantren Pekanbaru Aman”.
Kegiatan strategis ini merupakan bagian dari rangkaian semarak Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tingkat Kota Pekanbaru.
Kepala Kantor Kemenag Kota Pekanbaru, H. Syahrul Mauludi, menegaskan pentingnya pesantren sebagai benteng moral dan karakter generasi muda.
”Mewujudkan pesantren ramah anak butuh komitmen kolektif. Pola pembinaan harus mengedepankan kasih sayang dan penghormatan terhadap martabat santri,” tegasnya saat memberikan arahan.
Penandatanganan komitmen bersama ini menjadi landasan moral dan operasional bagi seluruh pesantren di Pekanbaru untuk mencegah perundungan (bullying), kekerasan, maupun diskriminasi melalui aksi nyata di lapangan.
Kemitraan Strategis & Penguatan Pengasuhan
Acara juga ditandai dengan penandatanganan MoU antara Kemenag Pekanbaru dan USTI Pekanbaru guna memperluas akses pendidikan dan pengembangan SDM. Rektor USTI Pekanbaru, Lusiana, menyambut hangat kolaborasi lintas lembaga ini demi kemajuan mutu pendidikan keagamaan.
Pada sesi penguatan materi, hadir para pakar dan tokoh pesantren Riau:
K.H. Muhammad Mursyid (Ketua FKPP Riau / Anggota DPD RI Komite III): Mengulas transformasi tata kelola pesantren ramah anak dan problem solving dinamika asrama.
Buya Irwan Suanto (Ketua FKPP Pekanbaru): Menekankan pola pengasuhan berbasis ta’dib (disiplin positif) serta pemanfaatan teknologi digital untuk pengawasan.
H. Irwan Said (Pimpinan Ponpes Baitul Qur’an Riau): Mengimbau percepatan pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di setiap pesantren.
Sesi panel dilanjutkan dengan pemaparan lima pilar strategis oleh Kasi PD Pontren Kemenag Pekanbaru—termasuk tata kelola BOS dan penyusunan action plan—serta sosialisasi perlindungan jaminan sosial bagi para ustaz dan pengasuh dari BPJS Ketenagakerjaan Kota Pekanbaru.
Semarak Rangkaian Hari Santri 2026
Komitmen “Pesantren Pekanbaru Aman” ini akan berlanjut ke agenda berikutnya:
Santri Leadership Academy (17 Oktober 2026) di Ponpes Al Ikhwan bersama FKPP Pekanbaru.
Apel Hari Santri & Sarasehan Pimpinan Pesantren (Akhir Oktober 2026) bersama Pemko Pekanbaru di Gelanggang Remaja.



