Polisi Lakukan Pencarian Laporan Orang Hilang di Waduk Ngancar Batuwarno, Motor dan Barang Pribadi Ditemukan

Tran7riau Wonogiri – Polsek Batuwarno, Polres Wonogiri, melakukan pencarian atas laporan orang hilang yang diduga terjadi di kawasan Waduk Ngancar, Kecamatan Batuwarno, Kabupaten Wonogiri. Dalam pengecekan tersebut, polisi menemukan sepeda motor dan sejumlah barang pribadi korban.

 

Pemuda yang dilaporkan hilang tersebut diketahui inisial AAP (22), warga Kecamatan Baturetno, Wonogiri.

Baca Juga
Siaran berita Bid Humas Polda Jateng Senin, 21 September 2026   *Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Jateng Resmikan Mushola Pelita Kemala, Dorong Pendidikan Berkarakter di SMP Bhayangkari Karanganyar*   Polda Jateng – Kabupaten Karanganyar | Pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta membekali peserta didik dengan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi.  Semangat tersebut tercermin dalam peresmian Mushola Pelita Kemala SMP Kemala Bhayangkari Karanganyar, Desa Jati, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Senin (21/9/2026).  Mushola tersebut diresmikan oleh Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Jawa Tengah, Ny. Diana Ribut Hari Wibowo, didampingi Penasihat Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Jawa Tengah sekaligus Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo.  Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita. Usai prosesi peresmian, rombongan meninjau secara langsung fasilitas Mushola Pelita Kemala, ruang-ruang kelas, serta aktivitas pembelajaran di lingkungan SMP Kemala Bhayangkari Karanganyar.  Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti, Ketua Bhayangkari Cabang Karanganyar Ny. Mariana Arman Sahti, Wakil Bupati Karanganyar H. Adhe Eliana, jajaran Pengurus Daerah Bhayangkari Jawa Tengah, sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Karanganyar, serta unsur Yayasan Kemala Bhayangkari.  Kepala SMP Kemala Bhayangkari Karanganyar, Muhammad Ali Wardoyo, mengatakan pembangunan dan peresmian mushola tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta didik.  “Saat ini SMP Kemala Bhayangkari Karanganyar terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan telah menorehkan sejumlah prestasi, baik di tingkat kabupaten maupun Provinsi Jawa Tengah,” ungkapnya.  Menurutnya, pengembangan potensi siswa tidak hanya dilakukan melalui bidang akademik. Sekolah juga terus mendorong penguasaan teknologi melalui pengembangan kelas robotik yang membekali siswa dengan kemampuan coding dan keterampilan teknologi.  “Keberadaan Mushola Pelita Kemala kami harapkan dapat menjadi sarana ibadah sekaligus mendukung pembentukan karakter siswa, sehingga mampu menjadi generasi yang beriman, berakhlak, berprestasi, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi,” tambahnya.  Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Yuliyanto mengatakan keberadaan lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari merupakan bagian dari kontribusi keluarga besar Polri dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.  “Pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi yang memiliki karakter, kompetensi, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman. Karena itu, penguatan pendidikan tidak cukup hanya melalui aspek akademik, tetapi juga perlu dibarengi dengan penanaman nilai-nilai keagamaan, kedisiplinan, kepedulian sosial, dan penguasaan teknologi,” ujarnya.  Menurutnya, peresmian Mushola Pelita Kemala dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai ruang pembinaan keagamaan dan pembentukan karakter peserta didik.  “Kami berharap fasilitas ini dapat menjadi bagian dari lingkungan pendidikan yang mendorong siswa untuk tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak, berprestasi, serta memiliki wawasan dan keterampilan yang relevan dengan tantangan masa depan,” tambahnya.  Pengembangan tersebut mencakup peningkatan fasilitas pendidikan, kualitas proses pembelajaran, penguatan nilai-nilai keagamaan, serta pembentukan karakter peserta didik agar memiliki bekal yang seimbang dalam menghadapi tantangan masa depan.
BACA JUGA
Siaran berita Bid Humas Polda Jateng Senin, 21 September 2026 *Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Jateng Resmikan Mushola Pelita Kemala, Dorong Pendidikan Berkarakter di SMP Bhayangkari Karanganyar* Polda Jateng – Kabupaten Karanganyar | Pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta membekali peserta didik dengan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi. Semangat tersebut tercermin dalam peresmian Mushola Pelita Kemala SMP Kemala Bhayangkari Karanganyar, Desa Jati, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Senin (21/9/2026). Mushola tersebut diresmikan oleh Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Jawa Tengah, Ny. Diana Ribut Hari Wibowo, didampingi Penasihat Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Jawa Tengah sekaligus Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita. Usai prosesi peresmian, rombongan meninjau secara langsung fasilitas Mushola Pelita Kemala, ruang-ruang kelas, serta aktivitas pembelajaran di lingkungan SMP Kemala Bhayangkari Karanganyar. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti, Ketua Bhayangkari Cabang Karanganyar Ny. Mariana Arman Sahti, Wakil Bupati Karanganyar H. Adhe Eliana, jajaran Pengurus Daerah Bhayangkari Jawa Tengah, sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Karanganyar, serta unsur Yayasan Kemala Bhayangkari. Kepala SMP Kemala Bhayangkari Karanganyar, Muhammad Ali Wardoyo, mengatakan pembangunan dan peresmian mushola tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta didik. “Saat ini SMP Kemala Bhayangkari Karanganyar terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan telah menorehkan sejumlah prestasi, baik di tingkat kabupaten maupun Provinsi Jawa Tengah,” ungkapnya. Menurutnya, pengembangan potensi siswa tidak hanya dilakukan melalui bidang akademik. Sekolah juga terus mendorong penguasaan teknologi melalui pengembangan kelas robotik yang membekali siswa dengan kemampuan coding dan keterampilan teknologi. “Keberadaan Mushola Pelita Kemala kami harapkan dapat menjadi sarana ibadah sekaligus mendukung pembentukan karakter siswa, sehingga mampu menjadi generasi yang beriman, berakhlak, berprestasi, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi,” tambahnya. Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Yuliyanto mengatakan keberadaan lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari merupakan bagian dari kontribusi keluarga besar Polri dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. “Pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi yang memiliki karakter, kompetensi, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman. Karena itu, penguatan pendidikan tidak cukup hanya melalui aspek akademik, tetapi juga perlu dibarengi dengan penanaman nilai-nilai keagamaan, kedisiplinan, kepedulian sosial, dan penguasaan teknologi,” ujarnya. Menurutnya, peresmian Mushola Pelita Kemala dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai ruang pembinaan keagamaan dan pembentukan karakter peserta didik. “Kami berharap fasilitas ini dapat menjadi bagian dari lingkungan pendidikan yang mendorong siswa untuk tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak, berprestasi, serta memiliki wawasan dan keterampilan yang relevan dengan tantangan masa depan,” tambahnya. Pengembangan tersebut mencakup peningkatan fasilitas pendidikan, kualitas proses pembelajaran, penguatan nilai-nilai keagamaan, serta pembentukan karakter peserta didik agar memiliki bekal yang seimbang dalam menghadapi tantangan masa depan.

 

Di lokasi, petugas menemukan satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih dengan nomor polisi AD 5110 ACC. Selain itu, ditemukan pula sebuah telepon seluler, sepasang sandal, bungkus rokok, jaket dan dompet.

 

Informasi awal mengenai kejadian tersebut diperoleh dari dua orang saksi yang saat itu sedang memancing di sekitar waduk pada Selasa (22/9/2026) malam.

 

Sekitar pukul 20.00 WIB, kedua saksi melihat sepeda motor Honda Beat terparkir di sekitar pagar waduk. Tak lama kemudian, mereka melihat seorang laki-laki berada di sekitar tepi waduk.

 

Saksi kemudian melihat laki-laki tersebut berada dalam posisi jongkok di sekitar tepi waduk. Saksi awalnya mengira yang bersangkutan sedang memancing.

 

Beberapa saat kemudian, laki-laki tersebut berjalan ke arah utara. Selang beberapa waktu, saksi mendengar suara benda jatuh ke air. Saat melakukan pengecekan, saksi juga mendengar suara seseorang meminta pertolongan.

 

Mengetahui kejadian tersebut, saksi kemudian melaporkannya kepada Polsek Batuwarno. Petugas bersama warga selanjutnya melakukan pencarian di sekitar lokasi.

 

Pencarian dilakukan hingga sekitar pukul 01.00 WIB dengan melibatkan petugas kepolisian, tim SAR dan masyarakat sekitar. Dan pencarian kembali dilakukan pada Rabu pagi (23/9/2026).

 

Kapolres Wonogiri AKBP Haris Munandar Hasyim, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Iptu Ririn Indrawati, S.H., M.H., menyampaikan bahwa sampai saat ini petugas masih melakukan upaya pencarian dan pendalaman terhadap laporan tersebut.

 

“Petugas telah mendatangi lokasi, melakukan pengecekan barang-barang yang ditemukan, mendata saksi serta melakukan pencarian bersama tim SAR dan masyarakat. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan setelah ada informasi resmi dari petugas di lapangan,” ujarnya.

( Eko Ariyanto )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *