INDRAGIRI HULU | Tran7riau.com
Pekatnya kabut asap yang melanda Kabupaten Indragiri Hulu tak melunturkan niat ratusan warga Kecamatan Peranap untuk memadati Masjid Raya Kelurahan Peranap, Rabu (9/9/2026). Ratusan jamaah hadir berkumpul merayakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dalam suasana hangat dan penuh kekhusyukan.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah setempat, di antaranya Plt. Sekcam Peranap Putra Indra, S.AP., Kanit Samapta Polsek Peranap Ipda Ramadhan Zuhri Damanik, S.H., Kepala KUA Peranap Dodi Irawan, S.Ag., Lurah Peranap Benny Apriandi, SM., serta Bhabinkamtibmas Bripka Fadly Ridwan.
Tak sekadar momentum spiritual, momen peringatan Maulid Nabi kali ini juga diselipi pesan penting terkait krisis lingkungan yang tengah mengancam wilayah setempat.
Mewakili Kapolsek Peranap IPTU Yopi Ferdian, Kanit Samapta IPDA Ramadhan Zuhri Damanik mengimbau warga agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan (karhutla). Saat ini, terdeteksi setidaknya 23 titik api di Kecamatan Peranap yang menjadi penyumbang utama pekatnya kabut asap hingga memaksa Pemkab Indragiri Hulu meliburkan aktivitas sekolah.
”Kondisi ini butuh perhatian kita bersama. Mari tingkatkan kesadaran untuk saling menjaga dan mengantisipasi Karhutla,” ujar IPDA Ramadhan di hadapan para jamaah.
Lebih lanjut, ia menyampaikan arahan Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra yang menekankan pentingnya peran aktif seluruh personel kepolisian dan Bhabinkamtibmas dalam mencegah serta memadamkan api. Dedikasi ini dibuktikan langsung oleh Kapolres Inhu yang turun ke titik kebakaran, bahkan rela bermalam di lokasi demi memastikan pemadaman berjalan maksimal.
Peringatan Maulid Nabi di tengah kepungan asap ini menjadi momentum refleksi bersama: bahwa wujud cinta kepada Rasulullah SAW tak hanya lewat doa, tetapi juga lewat aksi nyata menjaga kelestarian alam dan keselamatan sesama.
A – B








