PERANAP (INHU) | Tran7riau.com
Jerit tangis Rohdiana Purba memecah keheningan Desa Setako Raya, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu, Minggu (30/8/2026) siang. Wanita itu tak kuasa menahan duka mendalam hingga pingsan berkali-kali setelah mengetahui dua buah hatinya, Naumi (11) dan Simon (9), hilang ditelan derasnya aliran Sungai Indragiri.
Tragedi memilukan ini terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Peristiwa bermula saat kedua bocah yang masih duduk di bangku kelas 5 dan kelas 3 SD tersebut tengah asyik mandi di tepi sungai bersama teman-teman sebayanya.
Nahas, cerianya tawa anak-anak itu seketika berubah menjadi mimpi buruk. Sang adik, Simon, mendadak terseret arus sungai yang cukup deras. Naluri seorang kakak membakar keberanian Naumi; tanpa ragu ia berusaha sekuat tenaga menggapai tangan adiknya. Namun, derasnya pusaran air Indragiri terlalu kuat untuk tubuh kecil mereka. Kedua bersaudara itu pun lenyap terbawa arus.
Melihat kawan mereka tenggelam, anak-anak lain panik dan berlari kencang menuju pemukiman warga sembari berteriak meminta tolong. Kabar duka tersebut langsung menjalar cepat, memicu kepanikan warga sekitar.
Hingga sore ini, penyisiran besar-besaran terus dilakukan secara intensif. Tim gabungan yang melibatkan Tim SAR, personel Polsek Peranap, Koramil 05/Peranap, Satpol PP, serta bahu-membahu dengan puluhan warga setempat terus menyisir setiap sudut alur Sungai Indragiri di kawasan Desa Setako Raya.
Warga menyusuri tepian sungai dengan harapan ada keajaiban yang membawa Naumi dan Simon kembali ke pelukan keluarganya.
A – B






