Iptu Hendra Panen Perdana Jagung Pipil di Batang Cenaku

Inhu|Tran7riau.com – Upaya pemanfaatan lahan kosong untuk mendukung ketahanan pangan di Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)- Riau, mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan,. Ditandai dengan panen jagung pipil bersama yang dilaksanakan di lahan percontohan milik Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Batang Cenaku Rabu (3/6/2026) bersama Kapolsek Batang Cenaku.

Panen yang dilakukan oleh Kapolsek Batang Cenaku, Iptu Hendra Sebayang AMd SS bersama Koordinator BPP Kecamatan Batang Cenaku dan Kelompok Jabatan Fungsional (KJF) Kabupaten Inhu, diahan seluas sekitar 0,2 hektare dan menghasilkan sekitar 0,5 ton jagung pipil kering panen.

Hasil tersebut menjadi bukti bahwa pemanfaatan lahan kosong untuk budidaya jagung dapat memberikan nilai ekonomi sekaligus mendukung program ketahanan pangan.

Kapolsek Batang Cenaku, Iptu Hendra Sebayang berbincang dengan wartawan Jumat (5/6/2026) menjelaskan, bahwa jajaran Polsek Batang Cenaku terus memberikan dukungan kepada masyarakat dalam pengembangan pertanian jagung pipil melalui pemanfaatan lahan yang belum produktif.

“Pemanfaatan lahan kosong untuk tanaman jagung pipil merupakan salah satu langkah nyata mendukung ketahanan pangan. Kami terus mendorong dan mendampingi masyarakat agar memanfaatkan lahan yang tersedia sehingga dapat meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan masyarakat,” Kapolsek Iptu Hendra.

Menurutnya, keberhasilan panen tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat, khususnya petani di Desa Bukit Lingkar dan wilayah Kecamatan Batang Cenaku, untuk lebih aktif mengembangkan budidaya jagung pipil.

Koordinator BPP Kecamatan Batang Cenaku juga mengapresiasi sinergi antara kepolisian, penyuluh pertanian, dan masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian. Melalui kolaborasi tersebut, berbagai program peningkatan produksi pangan dapat berjalan lebih optimal.

Diakhir penjelasan Iptu Hendra, panen bersama jagung pipil menjadi contoh nyata bahwa ajakan kepada masyarakat untuk menanam jagung pipil di lahan kosong mampu membuahkan hasil.

Ke depan, program serupa diharapkan terus berkembang sehingga dapat mendukung ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat pedesaan di Kabupaten Inhu. **

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *