Indragiri Hulu|Tran7riau.com – Kelompok Masyarakat Adat Talang Jerinjing di bawah pimpinan Kepala Suku Raja Cindai mulai melakukan penanaman benih jagung manis di lahan kosong seluas 70 hektar. Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun IV Pematang Kompas, Desa Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.
Kepala Suku Raja Cindai, Aryadi Ambara, menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan masyarakat adat terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. “Hari ini kami mulai penanaman sebagai langkah konkret mendukung program ketahanan pangan,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia menjelaskan, dari total 70 hektar lahan yang tersedia, baru sekitar 10 hektar yang ditanami pada tahap awal. Namun, pihaknya menargetkan seluruh lahan tersebut sudah tertanami dalam waktu satu minggu ke depan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat adat setempat.
Menurut Aryadi, gerakan ini juga menjadi upaya bersama untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya warga Desa Talang Jerinjing. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat adat untuk terlibat langsung dalam proses penanaman hingga panen nanti, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
Lebih lanjut dijelaskan, lahan seluas 70 hektar tersebut merupakan hak milik masyarakat adat yang diperoleh dari manajemen PT Mentari Group pada 6 Juni 2023 sebagai bentuk imbal jasa atau penyelesaian utang, yang dilengkapi dengan dokumen resmi dari pihak perusahaan.
Di akhir keterangannya, Raja Cindai berharap dukungan dari Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu dan Pemerintah Desa Talang Jerinjing agar program penanaman jagung manis ini dapat berjalan optimal dan berhasil sesuai harapan bersama.
Pantauan di lapangan, puluhan warga tampak antusias mengikuti kegiatan penanaman yang dipimpin langsung oleh Raja Cindai. Mereka bekerja secara gotong royong menanam bibit jagung manis di lahan yang telah disiapkan, menandai semangat kebersamaan dalam mendukung ketahanan pangan dari tingkat desa.






