PERANAP | Tran7riau.com
Menghadapi tantangan musim kemarau dan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polsek Peranap mengambil langkah proaktif dengan menggelar pertemuan strategis bersama jajaran Kepala Desa se-Kecamatan Peranap dan Kecamatan Batang Peranap.
Acara yang berlangsung pada Senin (30/03/2026) pukul 10.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Peranap, IPTU Yopi Ferdian, S.H., M.H., M.Si. Pertemuan ini menjadi wadah koordinasi krusial untuk menyamakan persepsi dalam menjaga kelestarian lingkungan di wilayah hukum Polsek Peranap.
Lima Instruksi Utama Kapolsek
Dalam arahannya, IPTU Yopi Ferdian menekankan beberapa poin penting yang harus segera diimplementasikan di tingkat desa
Edukasi Tegas: Melarang keras masyarakat membuka lahan dengan cara membakar.
Aktivasi MPA: Menghidupkan kembali peran Masyarakat Peduli Api (MPA) dan memastikan kesiapan alat pemadam seperti mesin Robin. Visualisasi Larangan: Pemasangan spanduk imbauan di titik-titik rawan kebakaran.
Respon Cepat: Melaporkan segera setiap titik api kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek Peranap sebelum api meluas. Kepedulian Bersama: Menjadikan pencegahan Karhutla sebagai tanggung jawab kolektif.
”Kita tidak bisa bekerja sendiri. Peran Kepala Desa sangat sentral sebagai garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Mari kita cegah sebelum menjadi bencana,” ujar IPTU Yopi Ferdian.
Komitmen Kepala Desa: Siap Beraksi
Merespon arahan tersebut, Ketua Forum Kades Kecamatan Peranap, Sabawaihi, menyatakan kesiapan seluruh desa untuk mendukung penuh program kepolisian.
”Kami pastikan MPA kembali aktif. Peralatan mesin Robin di tiap desa sudah siap siaga. Kami juga akan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas terkait titik pemasangan spanduk agar pesan ini sampai ke seluruh warga,” tegas Sabawaihi.
Daftar Hadir Utama Selain Kapolsek Peranap, kegiatan ini turut dihadiri oleh: IPTU Miswar, SH. (Kasubsektor) IPDA Romiyanto (Kanit Intelkam)
Para Kepala Desa (Kades) dari: Baturijal Barat, Pauh Ranap, Semelinang Tebing, Semelinang Darat, Katipo Pura, Serai Wangi, Pandan Wangi, Setako Raya, Baturijal Hulu, hingga Pematang.
Pertemuan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga langit Peranap tetap biru dan bebas dari kabut asap.
A – B






