INDRAGIRI HULU | Tran7riau.com
Dalam upaya memperkuat harmonisasi antara korporasi dan masyarakat adat, Tokoh Adat Melayu Riau Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Datuk Marwan MR, menggelar pertemuan silaturahmi dengan jajaran pimpinan operasional PT Agrinas.
Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini dilaksanakan langsung di area perkebunan kelapa sawit yang dikelola PT Agrinas.
Hadir dalam kesempatan tersebut Regional Head (RH) III, Mayjen Evi Reza Pahlevi, didampingi oleh General Manager (GM), Kolonel Tri Ubaya.
Membangun Komunikasi Dua Arah
Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan simbol sinergi kuat antara pemangku adat dengan pihak pengelola sektor perkebunan.
Fokus utama diskusi adalah menjaga stabilitas keamanan serta memastikan pengelolaan perkebunan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.
”Komunikasi yang intens antara masyarakat adat dan pengelola adalah kunci. Kita ingin tercipta hubungan yang harmonis dan saling menguntungkan (mutual benefit),” ujar Datuk Marwan MR.
Poin Penting Pertemuan
Stabilitas Wilayah Komitmen bersama dalam menjaga situasi kondusif di lingkungan perkebunan.
Pemberdayaan Masyarakat: Mendorong program-program yang melibatkan masyarakat lokal dalam ekosistem perkebunan.
Penghormatan Adat Memastikan operasional perusahaan tetap selaras dengan nilai-nilai budaya Melayu di Indragiri Hulu.
Dukungan Penuh dari Pihak Agrinas
Menanggapi hal tersebut, Regional Head III Mayjen Evi Reza Pahlevi menyambut baik masukan dari Datuk Marwan MR.
Pihak PT Agrinas menegaskan bahwa keberadaan perusahaan harus menjadi bagian dari solusi kesejahteraan daerah, bukan sekadar entitas bisnis.
Sinergi ini diharapkan menjadi model kolaborasi ideal di Provinsi Riau, di mana modernisasi sektor perkebunan berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap struktur adat yang ada.
A – B






