PEKANBARU | Tran7riau.com
Suasana haru dan penuh kekeluargaan menyelimuti pertemuan silaturahmi alumni Universitas Riau (Unri) angkatan 1981 – 1990 yang digelar di Balai Benih Induk (BBI) Marpoyan, Pekanbaru.
Hadir di tengah kerumunan tersebut, Wakil Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Drs. H. Hendrizal, M.Si, yang juga merupakan bagian dari keluarga besar alumni kampus kebanggaan masyarakat Riau tersebut.
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan momen “pulang ke rumah” bagi para alumni yang kini telah berkiprah di berbagai sektor. Terlihat senyum lebar dan pelukan hangat mewarnai setiap sudut lokasi acara saat mereka saling bertukar cerita masa lalu.
Filosofi “Segelas Kopi” Simbol Kedekatan Tak Bertepi Dalam sambutannya yang menyentuh, Hendrizal mengungkapkan betapa kuatnya ikatan batin yang terjalin di antara mereka meski puluhan tahun telah berlalu. Ia menggambarkan keakraban masa kuliah dulu dengan sebuah perumpamaan yang mendalam.
”Pertemuan ini sangat mengharukan. Mengingat masa-masa lalu, diibaratkan jika ada kopi segelas, itu bisa diminum banyak orang. Itulah gambaran betapa kuatnya keakraban dan kedekatan kami yang tak pernah pudar oleh waktu,” ujar Hendrizal dengan nada emosional.
Menurutnya, solidaritas semacam itulah yang menjadi fondasi bagi para alumni untuk tetap kompak dan saling mendukung hingga saat ini. Baginya, masa-masa di kampus bukan hanya soal menuntut ilmu, tetapi soal membentuk karakter dan persaudaraan yang melampaui batas profesi dan jabatan.
Mempererat Jejaring Alumni Acara yang berlangsung dengan latar pemandangan hijau BBI Marpoyan ini diisi dengan berbagai kegiatan santai, mulai dari foto bersama hingga diskusi ringan mengenai kontribusi alumni untuk pembangunan daerah, khususnya di Provinsi Riau.
Pertemuan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang nostalgia, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi antar generasi alumni Unri 1981-1990 untuk terus memberikan sumbangsih nyata bagi masyarakat.
”Harapannya, semangat ‘segelas kopi’ ini terus kita bawa. Tetap rendah hati, saling membantu, dan menjaga nama baik almamater di mana pun kita berada,” tutup Hendrizal.
A – B






