Presiden Mahasiswa BEM ITB Indragiri Soroti Penangkapan Gubernur Riau: Korupsi di Tengah Defisit Anggaran Adalah Bentuk Krisis Integritas

INHU | Tran7riau.com

Penangkapan Gubernur Riau oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat sorotan tajam dari berbagai kalangan, salah satunya mahasiswa.

Presiden Mahasiswa BEM ITB Indragiri, Adam Maulana, menyatakan kekecewaan mendalam atas tindakan korupsi yang dilakukan di tengah kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami defisit anggaran.

Menurut Adam, peristiwa ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga mencerminkan krisis moral dan kepemimpinan yang akut di tubuh pemerintahan daerah.

“Ketika rakyat sedang berjuang menghadapi inflasi dan ditengah kondisi anggaran yang katanya defisit, justru pejabat publik memperkaya diri sendiri. Ini bukan hanya tindakan koruptif, tapi bentuk pengkhianatan terhadap rakyat Riau,” tegas Adam dalam pernyataannya.

Ia menilai tindakan korupsi yang dilakukan di tengah defisit anggaran menandakan rendahnya empati pemimpin terhadap kondisi masyarakat. Padahal, kata Adam, banyak program pembangunan dan layanan publik yang terhambat karena keterbatasan dana.

“Sederhananya, APBD sedang defisit, pelayanan publik terbengkalai, tapi di saat yang sama uang rakyat malah diselewengkan. Ini ironi yang menampar dan menyakiti kita semua,” ujarnya.

Lebih lanjut, Adam menegaskan bahwa mahasiswa akan terus mengawal proses hukum kasus ini dan menuntut perbaikan sistemik agar praktik korupsi tidak terus berulang.

“Riau harus keluar dari siklus gelap ini. Merawat tuah, menjaga Marwah harus terus kita hidupkan. Karena kalau pemimpin tidak lagi memegang integritas, maka rakyatlah yang akan kehilangan harapan,” pungkasnya.

Budi Irianto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *