Optimalkan Potensi Peranap! Pemkab Inhu Dorong Inovasi Wisata hingga Dampak Ekonomi Kedatangan 600 Personel TNI

PERANAP-INHU | Tran7riau.com

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menaruh harapan besar bagi kemajuan Kecamatan Peranap. Dalam pandangan Pemerintah Daerah melalui Wakil Bupati Inhu, Hendrizal, Peranap dinilai memiliki modal kuat untuk menjadi motor ekonomi baru di Kabupaten Inhu, asalkan seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan (stakeholder) berkomitmen untuk “berpikir maju” dan meningkatkan disiplin kerja.

​Dalam arahannya, Hendrizal menekankan bahwa Peranap tidak boleh lagi hanya sekadar menjadi penonton di tengah potensi daerah yang melimpah. Potensi besar yang ada harus digali lebih dalam, mulai dari sektor wisata religi hingga hilirisasi industri.

​Gali Wisata Budaya dan Hilirisasi Sawit
​Salah satu aset berharga yang disorot oleh Wabup Hendrizal adalah keberadaan Masjid Tua di Peranap.

Objek ini bukan sekadar tempat ibadah, melainkan simbol sejarah dan budaya yang luar biasa.

​”Jika dikelola dengan serius dan dikemas dengan inovasi, Masjid Tua ini akan menjadi destinasi wisata religi yang menarik wisatawan luar, yang pada akhirnya akan menggerakkan ekonomi lokal masyarakat sekitar,” ujar Hendrizal.

​Selain sektor wisata, sebagai daerah penghasil kelapa sawit, Peranap didorong untuk mulai melirik industri hilir.

Pemkab berharap hasil sawit tidak hanya dikirim keluar dalam bentuk mentah, tetapi ada nilai tambah (added value) yang bisa dikelola langsung oleh masyarakat atau pengusaha lokal.

​UMKM Harus “Naik Kelas”
​Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menjadi perhatian serius. Usaha rakyat seperti kuliner khas Peranap hingga jasa pendukung seperti laundry rumahan harus mulai dikelola secara profesional.

Peningkatan kualitas pelayanan, kebersihan, dan kemasan produk lokal dianggap kunci agar produk Peranap bisa bersaing di tingkat kabupaten maupun provinsi.

​Peluang Emas Hadirnya 600 Personel TNI ​Kabar gembira bagi pedagang dan pengusaha lokal di Peranap adalah rencana penempatan kurang lebih 600 personel TNI di Semelinang Darat. Kehadiran ratusan personel ini bukan hanya soal penguatan keamanan, tetapi merupakan “pasar segar” yang nyata bagi ekonomi warga.

​”Dengan adanya 600 personel TNI, kebutuhan pokok, kuliner, hingga jasa pasti akan meningkat drastis. Ini adalah peluang emas bagi warga asli Peranap untuk meningkatkan pendapatan mereka. Jangan sampai peluang ini diambil oleh pelaku usaha dari luar; warga lokal harus siap dan jemput bola!” tegas perwakilan pemerintah daerah tersebut.

​Pesan Penting untuk Masyarakat Peranap
​Untuk mewujudkan visi Peranap yang mandiri, Wakil Bupati Hendrizal menitipkan tiga pesan utama

​Tingkatkan Disiplin Baik aparatur desa maupun pelaku usaha harus bekerja keras, profesional, dan tepat waktu dalam memberikan pelayanan.

​Berpikir Maju Terbuka terhadap inovasi, digitalisasi, dan teknologi baru untuk memperluas jangkauan pasar.

​Jaga Keramahtamahan Sambut kehadiran personel TNI dan para pendatang dengan budaya Melayu yang santun dan bersahabat agar perputaran ekonomi berjalan dengan nyaman dan kondusif.

​Dengan kolaborasi yang solid antara Pemerintah Kabupaten, jajaran TNI, dan kreativitas masyarakat, Peranap diyakini akan segera bertransformasi menjadi kecamatan yang mandiri, maju, dan disegani di Indragiri Hulu.

A – B

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *