PERANAP-INHU | Tran7riau.com
Di tengah padatnya hiruk pikuk tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), satu sosok di Kepolisian Sektor (Polsek) Peranap, Polres Indragiri Hulu, menunjukkan dedikasi yang melampaui batas kewajiban negara. Dialah IPDA RAMADHAN ZUHRI DAMANIK, S.H., Kanit Shabara Polsek Peranap, yang kini tengah menggerakkan hati banyak orang melalui sebuah inisiatif spiritual yang mendalam.
Bukan sekadar menjalankan tugasnya sebagai aparat penegak hukum, IPDA Ramadhan kini aktif memimpin pembangunan Majelis Zikir Tarekat Naqsyabandiyah al-Khalidiyah Jalaliyah yang berlokasi di Kelurahan Peranap. Tindakan ini merupakan bukti nyata bahwa di balik seragam cokelat yang gagah, terdapat hati yang terikat erat pada panggilan spiritual dan pelayanan umat.
“Tugas sebagai anggota Polri adalah kewajiban negara yang harus dilaksanakan dengan profesional. Namun, urusan akhirat juga tidak boleh ditinggalkan. Keagamaan adalah fondasi moral dan spiritual, dan Majelis Zikir ini adalah wadah untuk memperkuatnya di tengah masyarakat,” ujar IPDA Ramadhan, penuh keyakinan.
Membangun Fondasi Moral di Tengah Masyarakat
Inisiatif ini telah menyentuh banyak kalangan, menjadikannya figur inspiratif. IPDA Ramadhan membuktikan bahwa tanggung jawab sebagai Abdi Negara dan Pelayan Umat dapat berjalan seiring, bahkan saling menguatkan.
Majelis Zikir ini tidak hanya dibangun sebagai tempat beribadah, namun dicita-citakan menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan terutama, pembinaan akhlak bagi generasi muda dan seluruh masyarakat Peranap. Ini adalah langkah konkret seorang polisi yang melihat bahwa keamanan sejati tidak hanya diciptakan dari penegakan hukum, tetapi juga dari kekuatan moral dan spiritual warganya.
Progres Pembangunan Capai 60 Persen
Semangat ini disambut hangat. Hingga saat ini, pembangunan Majelis Zikir tersebut telah mencapai progres signifikan, yaitu 60 persen. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan dari gotong royong dan dukungan yang mengalir deras, baik dari rekan-rekan kepolisian, tokoh agama setempat, hingga seluruh elemen masyarakat Kelurahan Peranap.
Pihak Polres Indragiri Hulu pun memberikan dukungan penuh terhadap langkah positif ini.
“Tindakan IPDA Ramadhan adalah contoh nyata. Institusi Polri tidak hanya fokus pada penegakan hukum semata, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan spiritual dan sosial masyarakat. Kami bangga memiliki anggota yang berdedikasi ganda seperti beliau,” tegas perwakilan kepolisian.
Kisah IPDA Ramadhan Zuhri Damanik adalah pengingat yang menyentuh, bahwa profesionalisme dalam pekerjaan duniawi dapat diimbangi dengan keikhlasan dalam mengejar kebahagiaan akhirat, menempatkan ia sebagai pahlawan ganda bagi negara dan umat.
AB






