RENGAT|Tran7riau.com
Di balik jeruji, selalu ada kesempatan untuk berubah. Kalimat itu tergambar dari aktivitas para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Rengat yang dengan tekun mengikuti pembinaan keagamaan melalui kegiatan belajar membaca Al-Qur’an dan mengaji, Kamis (1/10/2026).
Suasana pembinaan berlangsung tenang. Para WBP mengikuti proses belajar dengan penuh perhatian dan kesungguhan. Mereka belajar sesuai kemampuan masing-masing, mulai dari mengenal dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an hingga memperdalam pemahaman terhadap nilai-nilai keagamaan.
Bagi sebagian WBP, kegiatan tersebut bukan sekadar mengisi waktu selama menjalani masa pidana. Lebih dari itu, belajar mengaji menjadi ruang untuk kembali mendekatkan diri kepada nilai-nilai agama sekaligus memperbaiki kemampuan yang mungkin selama ini belum sempat dikembangkan.
Pembinaan keagamaan juga menjadi salah satu bagian penting dalam membentuk karakter dan kesadaran diri WBP. Melalui kegiatan yang dilakukan secara berkelanjutan, para warga binaan didorong untuk menumbuhkan sikap disiplin, memperbaiki perilaku serta membangun keyakinan bahwa masa depan masih dapat ditata dengan perubahan positif.
Rutan Kelas IIB Rengat terus mendorong pembinaan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan warga binaan. Tidak hanya keterampilan dan aktivitas keseharian, pembinaan kepribadian dan kerohanian juga menjadi bagian dari proses pemasyarakatan.
Sebab, keberhasilan pembinaan bukan hanya diukur dari aktivitas selama berada di dalam Rutan. Yang lebih penting adalah bagaimana proses tersebut mampu menjadi bekal ketika WBP nantinya kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.
Melalui kegiatan belajar mengaji, Rutan Kelas IIB Rengat menghadirkan ruang bagi para WBP untuk terus belajar dan memperbaiki diri. Dari balik jeruji, mereka perlahan menata kembali langkah, membangun kesadaran, dan mempersiapkan diri menyambut kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana.




