Sinergi Polri dan PT RPI Bentuk Masyarakat Peduli Api di Desa Pandan Wangi untuk Cegah Karhutla

INDRAGIRI HULU | Tran7riau.com

Sebagai langkah nyata mengantisipasi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Polsek Peranap bersama PT Riau Putera Bersama (RPI) resmi membentuk dan melatih kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) di Desa Pandan Wangi.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas masyarakat dalam mendeteksi dini serta menanggulangi kebakaran di wilayah tersebut.

Kapolsek Peranap, Iptu Yopi Ferdian, S.H., M.H., M.Si., melalui Bhabinkamtibmas Desa Pandan Wangi menyatakan bahwa kolaborasi multi-pihak merupakan kunci utama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah bencana kabut asap.

“Sinergi antara masyarakat, pihak perusahaan dalam hal ini PT RPI, dan Polri sangat krusial. Melalui pelatihan ini, kita ingin memastikan kesadaran dan kemampuan warga dalam menjaga lingkungan dari ancaman karhutla semakin meningkat,” ujar Bhabinkamtibmas dalam arahannya.

Fokus Pelatihan dan Pencegahan Dini
Dalam kegiatan tersebut, para peserta yang tergabung dalam MPA diberikan pembekalan teori dan praktik langsung di lapangan.

Beberapa poin penting yang menjadi fokus pelatihan meliputi:
Deteksi Dini: Cara membaca tanda-tanda potensi kebakaran dan pelaporan cepat.

Teknik Pemadaman: Penggunaan alat pemadam pemadam api, baik tradisional maupun modern yang disediakan oleh perusahaan.

Patroli Bersama: Pemetaan titik rawan (hotspot) di sekitar Desa Pandan Wangi.

Pihak PT RPI yang turut hadir memfasilitasi kegiatan ini menegaskan komitmennya untuk terus mendukung sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh MPA dalam menjalankan tugasnya di lapangan.

Komitmen Bersama untuk Masa Depan
Pembentukan MPA ini disambut baik oleh perangkat desa dan warga setempat. Mereka menilai, edukasi seperti ini membuat masyarakat tidak lagi panik dan tahu apa yang harus dilakukan jika melihat titik api kecil sebelum meluas.

Di akhir kegiatan, seluruh unsur yang terlibat menyuarakan komitmen bersama dengan slogan:
“Bersama Cegah Karhutla, Jaga Lingkungan untuk Masa Depan.”

Dengan adanya pelatihan intensif ini, diharapkan Desa Pandan Wangi dan sekitarnya dapat meminimalisir potensi karhutla secara mandiri, cepat, dan tepat demi kenyamanan hidup masyarakat luas.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *