INDRAGIRI HULU | Tran7riau.com
Peredaran gelap narkotika di wilayah pedesaan kian meresahkan. Ketua Gerakan Nasional Anti Narkotika (Geranat) Kecamatan Peranap, Asmadi, mengungkapkan bahwa pihaknya baru saja menerima laporan serius terkait kondisi peredaran narkoba di Desa Peladangan, Kecamatan Batang Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu.
Laporan tersebut disampaikan oleh seorang warga berinisial B melalui sambungan telepon. Demi keamanan, identitas pelapor dirahasiakan sesuai dengan prosedur perlindungan saksi masyarakat.
Generasi Muda Terancam Dalam aduannya, pelapor menyampaikan kekhawatiran mendalam atas maraknya penyalahgunaan narkotika jenis sabu di lingkungannya. Menurutnya, situasi di Desa Peladangan sudah masuk dalam kategori darurat narkoba.
”Masyarakat sangat resah. Jika ini dibiarkan terus menerus, kita khawatir generasi muda di desa kami akan hancur total akibat pengaruh barang haram tersebut,” ujar pelapor B kepada Ketua Geranat Peranap.
Langkah Tegas Menuju Jalur Hukum
Menanggapi laporan tersebut, Asmadi menegaskan bahwa Geranat akan terus mengawal keresahan warga ini. Pelapor menyatakan komitmennya untuk memantau situasi di lapangan dan tidak segan untuk membawa temuan tersebut ke pihak kepolisian.
”Pelapor menegaskan akan segera melanjutkan laporan ini ke pihak penegak hukum apabila melihat langsung aktivitas para pelaku maupun penikmat narkoba di wilayah tersebut,” tegas Asmadi.
Himbauan Geranat Inhu
Asmadi mengapresiasi keberanian warga yang mau bersuara. Ia menekankan bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama.
Sinergi Masyarakat Geranat mengajak seluruh warga untuk tetap waspada dan berani melapor.
Pengawasan Ketat Meminta tokoh masyarakat dan orang tua untuk lebih ketat mengawasi pergaulan anak muda di Desa Peladangan dan sekitarnya.
Koordinasi Aparat Geranat akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak berwenang guna memastikan wilayah Batang Peranap bersih dari peredaran sabu.
”Kami tidak akan tinggal diam melihat generasi bangsa dirusak oleh narkoba. Laporan ini adalah sinyal kuat bahwa masyarakat sudah muak dengan keberadaan narkoba di desa mereka,” tutup Asmadi.
Tim






