SIMALUNGUN | Tran7riau.com
Dalam upaya memperkokoh silaturahmi antara ulama dan umara, jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) bersama Polres Simalungun menggelar kegiatan buka puasa bersama di Aula Pondok Pesantren Bandar Tinggi, Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun, Jumat (13/3).
Acara yang berlangsung khidmat ini mengusung tema “Kolaborasi Ulama dan Polri dalam Membangun Kesadaran Spiritual Manusia Modern.” Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Simalungun, AKBP Margana Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Simalungun.
Harmonisasi Penegakan Hukum dan Dakwah
Dalam tausiyahnya, pimpinan Thariqat Naqsyabandiyah Alkholidiyah Jalaliyah (TNAJ), Buya Dr. Syekh Muhammad Nur Ali Al-Kholidi, S.Ag., M.Hum, menekankan bahwa Polri dan ulama memiliki misi yang selaras dalam menjaga ketertiban sosial.
”Kolaborasi antara ulama dan Polri sangat krusial untuk mengarahkan mindset masyarakat agar tetap istiqamah dalam kebenaran. Polri hadir dengan pendekatan hukum yang humanis, sementara ulama hadir dengan pendekatan keagamaan yang menyejukkan. Keduanya harus berjalan beriringan,” ujar Buya.
Beliau juga menambahkan bahwa sinergi ini mencakup peran pemerintah daerah melalui kebijakan yang bijaksana, menciptakan ekosistem masyarakat yang aman, tertib, dan berakhlak mulia.
Dukungan Lintas Sektoral
Sekretaris Jenderal PP MM TNAJ, SM Nur Zikir, M.AP, yang hadir sebagai narasumber menyampaikan bahwa momentum ini merupakan langkah nyata dalam membangun kesadaran spiritual di tengah tantangan zaman modern.
Turut hadir dalam rombongan undangan
Bob Presly Saragih, S.Sos., M.Si (Kadispora Simalungun, mewakili Bupati).
Sugiarto (Ketua DPRD Kabupaten Simalungun). Unsur Forkopimcam Kecamatan Bandar Masilam. Tokoh masyarakat, para Penghulu, serta jamaah TNAJ dari berbagai wilayah di Sumatera Utara.
Acara diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara, dilanjutkan dengan ramah tamah yang mempererat hubungan emosional antara aparat penegak hukum, pemerintah, dan tokoh agama.
A – B






