Sambut Ramadan, Yopi Arianto SE Ingatkan Pentingnya Menjaga Adab Sahur dan Berbuka Puasa Sesuai Sunnah

PEKANBARU | Tran7riau.com

Memasuki bulan suci Ramadan, kesiapan fisik dan spiritual menjadi kunci utama dalam menjalankan ibadah puasa dengan sempurna.

Tokoh masyarakat, Yopi Arianto, mengajak seluruh umat Muslim untuk tidak hanya fokus menahan lapar dan dahaga, tetapi juga memperhatikan kembali adab-adab saat sahur dan berbuka puasa.

​”Sudahkah aktivitas puasa kita sesuai dengan adab yang diajarkan?” tanya Yopi Arianto dalam sebuah pesan edukatifnya. Menurutnya, mengikuti tuntunan yang benar tidak hanya menyempurnakan pahala, tetapi juga menjaga kesehatan tubuh selama sebulan penuh.

​Berdasarkan panduan adab berpuasa yang dibagikan, Yopi merangkum beberapa poin penting yang seringkali terlupakan ​Adab Berbuka Jangan Terjebak ‘Balas Dendam’ ​Yopi Arianto menekankan pentingnya mengikuti sunnah Rasulullah dalam membatalkan puasa, di antaranya ​Menyegerakan Berbuka Segera membatalkan puasa tepat saat matahari terbenam (waktu Maghrib).

​Kurma dan Air Mengawali berbuka dengan kurma atau air putih sebelum menyantap hidangan berat.

​Berdoa Tidak melewatkan momen mustajab untuk berdoa sebelum mencicipi hidangan.

​Tidak Berlebihan Menghindari makan berlebihan agar tubuh tetap ringan untuk melaksanakan ibadah salat Tarawih.

​Adab Sahur Keberkahan di Akhir Waktu ​Sementara untuk waktu sahur, Yopi mengingatkan bahwa sahur bukan sekadar makan di dini hari, melainkan bagian dari ibadah ​Mengakhirkan Sahur Disunnahkan makan sahur mendekati waktu Subuh.

​Mencari Berkah Jangan meninggalkan sahur meski hanya dengan seteguk air, karena di dalamnya terdapat keberkahan.

​Niat Karena Allah Menanamkan niat bahwa sahur adalah persiapan energi untuk beribadah.

​Nutrisi Seimbang Memilih makanan bergizi dan tidak berlebihan agar kondisi fisik tetap prima.

​”Puasa yang berkualitas dimulai dari cara kita memulai dan mengakhirinya. Mari kita jadikan Ramadan tahun ini lebih bermakna dengan menghidupkan kembali adab-adab sederhana namun penuh makna ini,” tutup Yopi Arianto.

​Dengan memperhatikan panduan ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih khusyuk, sehat, dan mendapatkan rida Allah SWT.

A – B

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *