Menjaga Marwah Bhayangkara” DPM ITB Indragiri Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian

INHU-RIAU | Tran7riau.com

Di tengah dinamika politik nasional, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Institut Teknologi Bersama (ITB) Indragiri menyuarakan keprihatinan mendalam.

Mereka berdiri teguh menolak wacana penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah struktur kementerian, sebuah langkah yang dinilai bukan sekadar perubahan administrasi, melainkan ancaman bagi napas demokrasi.

​Ketua DPM ITB Indragiri, Naufal Tamir Aryandi, menegaskan bahwa kepolisian adalah milik rakyat, bukan milik birokrasi politik. Menurutnya, memindahkan Polri ke bawah kementerian sama saja dengan memasukkan institusi penegak hukum ke dalam labirin kepentingan politik praktis.

​“Hukum harus menjadi pelindung bagi mereka yang lemah, bukan menjadi pedang bagi yang berkuasa.

Ketika Polri kehilangan independensinya, masyarakatlah yang akan menanggung bebannya. Kita tidak ingin melihat hukum yang bergerak mengikuti arah angin politik,” ujar Naufal dengan nada tegas namun penuh empati.

​Akar Masalah Kepercayaan Publik di Pertaruhkan DPM ITB Indragiri menyoroti tiga poin krusial yang menyentuh sisi kemanusiaan dan keadilan Hilangnya Netralitas Polri butuh ruang mandiri untuk bertindak adil tanpa intervensi menteri yang merupakan jabatan politis.

​Hak Masyarakat Atas Keamanan Keamanan adalah kebutuhan dasar manusia yang tidak boleh dinegosiasikan dengan kepentingan partai atau golongan.

​Marwah Institusi: Menjaga Polri langsung di bawah Presiden (sebagai kepala negara) adalah bentuk penghormatan terhadap konstitusi yang ingin memastikan Polri tetap menjadi institusi yang profesional dan dicintai rakyat.

​Naufal menutup pernyataannya dengan ajakan kepada seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat untuk tetap kritis. “Ini bukan soal politik semata, ini soal masa depan rasa aman kita semua. Kita ingin polisi yang mengabdi pada kebenaran, bukan pada atasan politik,” pungkasnya.

​Secara konstitusional, kedudukan Polri telah diamanatkan sebagai pelindung dan pengayom masyarakat yang berdiri tegak di atas semua golongan. Menggeser posisi ini berarti mencederai semangat reformasi yang telah diperjuangkan dengan darah dan air mata.

Bidang Komunikasi & Informasi DPM ITB Indragiri (A – B)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *